![]() |
| Doc. Istimewa |
Waktu terus mengeja harap
Saat realita menampar keras mimpi
Ada yang jatuh dari langit
Ku kira hujan,padahal itu mimpi yang pernah ku gantungkan begitu tinggi
Kita 'pernah' walau sebatas 'hanya'
Kita bahkan 'masih' walau sebatas 'harap'
Akankah kita berakhir 'selalu selamanya?'
Ah sudahlah, kita telah berhenti bermimpi
Untuk apa terus bertanya kenapa
Ayo dipersingkat dengan tak apa
Untuk apa terus berteriak kenapa
Ayo dipersingkat dengan 'cukup sampai disini'
Seiring berjalannya waktu luka akan sembuh
Sakit akan terobati
Hati akan kembali menemukan
Yang hilang pasti akan tergantikan
@Tualeu,17 Januari 2021

0 Comments